Teks
Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak tunarungu jenjang sdlb ( kelas 3-6) di slb abd negeri tuban
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK TUNARUNGU JENJANG SDLB (Umur 8-9 Tahun) DI SLB ABD NEGERI TUBAN
Program Studi Ners STIKES Nahdlatul Ulama Tuban
ABSTRAK
Anak tunarungu merupakan anak yang mempunyai gangguan pada pendengarannya sehingga tidak dapat mendengar bunyi dengan sempurna atau bahkan tidak dapat mendengar sama sekali. Berdasarkan isu kemandirian anak usia sekolah saat ini mulai berkurang karena anak-anak sekarang memiliki kesibukan yang luar biasa dengan banyaknya tugas sekolah, sehingga banyak anak yang sekarang mulai malas melakuan sesuatu hal sehingga orang tua harus melayani anak- anaknya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian anak tunarungu jenjang SDLB (Usia 8-9 Tahun) di SLB ABD Negeri Tuban.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional yang melibatkan 9 responden yang
ditentukan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner. Analisis penelitian ini menggunakan spearman rho. Sedangkan dari hasil penelitian bahwa hampir setengahnya 4 (44,4%) responden memiliki pola asuh permisif dengan kemandirian diatas rata-rata.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak tunarungu jenjang SDLB (Umur 8-9 Tahun) di SLB ABD Negeri Tuban. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Analisa statistk spearman α = 0,05 didapatkan Nilai p = 0,033 dimana p >0,05 maka H1 ditolak bahwa tidak ada hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak tunarungu dan dengan nilai (r) = 0,707 dapat disimpulkan tidak ada hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak tunarungu.
Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak tunarungu jenjang SDLB (Umur 8-9 Tahun) di SLB ABD Negeri Tuban.
Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Kemandirian, Anak Tunarungu.
Tidak tersedia versi lain