Teks
Pengaruh pelatihan mitigasi bencana dengan metode fgd terhadap perilaku evakuasi korban banjir di bantaran tanggul bengawan solo desa klotok kec. Plumpang kab. Tuban
ABSTRAK
PENGARUH PELATIHAN MITIGASI BENCANA DENGAN METODE FGD TERHADAP PERILAKU EVAKUASI KORBAN BANJIR DI BANTARAN TANGGUL BENGAWAN SOLO DESA KLOTOK KEC PLUMPANG KAB TUBAN
Oleh: Siti Uswatun Khasanah
Evakuasi adalah tindakan perlindungan utama dalam bencana untuk melindungi diri sendiri maupun komunitas dalam skala bencana besar maupun kecil. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan mitigasi bencana dengan metode FGD terhadap perilaku evakuasi korban banjir.
Desain penelitian Pra-eksperimental (One Group Pre-Post test design) dengan pendekatan cross sectional. Sampel 44 responden dipilih dengan tehnik simple random sampling. Instrumen menggunakan SOP dan kuesioner. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon.
Didapatkan perilaku evakuasi korban banjir sebelum diberikan pelatihan mitigasi bencana kategori kurang berjumlah 25 (57%), setelah diberikan pelatihan mitigasi bencana kategori baik berjumlah 29 (66%) responden. Hasil Uji Statistik menunjukkan pelatihan mitigasi bencana dengan metode FGD berpengaruh signifikan terhadap perilaku evakuasi korban banjir dengan P= 0,002. Karena P=
0,002 < 0,05. Terdapat pengaruh pelatihan mitigasi bencana terhadap perilaku evakuasi korban banjir. Korban banjir segera mengungsi ke balai desa jika terjadi banjir.
Kata kunci: Perilaku Evakuasi, Mitigasi Bencana, Korban Banjir
Tidak tersedia versi lain